Progres & Jadwal
Apa itu Kurva S?
S-Curve
Kurva S adalah grafik progres kumulatif proyek terhadap waktu — rencana dibandingkan realisasi — yang bentuknya menyerupai huruf S.
Sumbu horizontal menunjukkan waktu (biasanya minggu), sumbu vertikal menunjukkan progres kumulatif dalam persen. Bentuk S muncul karena progres di awal proyek lambat (mobilisasi, persiapan), cepat di tengah (pekerjaan utama), lalu melambat lagi di akhir (finishing).
Garis rencana disusun dari jadwal dan bobot pekerjaan. Garis realisasi diisi dari hasil opname mingguan. Jarak antara keduanya disebut deviasi; bila realisasi berada di bawah rencana, proyek terlambat.
Pada proyek pemerintah, deviasi Kurva S dipakai untuk menentukan status kontrak kritis yang mewajibkan rapat pembuktian (show cause meeting).
Baca panduan
Cara Membuat Kurva S Proyek Konstruksi: Bobot, Jadwal, dan Deviasi
Di aplikasi KONSYS
Kurva S & Earned Value
WBS & bobot, opname, status kritis PUPR, SPI/CPI
Istilah terkait
- Bobot PekerjaanBobot pekerjaan adalah persentase kontribusi sebuah item terhadap keseluruhan proyek, dihitung dari nilai item dibagi total nilai kontrak.
- OpnameOpname adalah pemeriksaan dan pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar sudah terpasang di lapangan pada periode tertentu.
- Kontrak KritisKontrak kritis adalah status keterlambatan proyek yang ditentukan dari deviasi Kurva S: terlambat lebih dari 10% saat rencana progres 0–70%, atau lebih dari 5% saat rencana 70–100%.
- Earned ValueEarned value adalah metode yang menggabungkan progres fisik, jadwal, dan biaya untuk menilai kinerja proyek melalui indeks SPI (jadwal) dan CPI (biaya).
Kelola istilah ini langsung di satu sistem
KONSYS menghubungkan RAB, opname, termin, retensi, dan pajak dalam satu pembukuan proyek. Coba gratis atau minta demo.