Lewati ke konten utama
KONSYS.ID

Progres & Jadwal

Apa itu Kontrak Kritis?

Kontrak kritis adalah status keterlambatan proyek yang ditentukan dari deviasi Kurva S: terlambat lebih dari 10% saat rencana progres 0–70%, atau lebih dari 5% saat rencana 70–100%.

Status ini lazim dipakai pada proyek pemerintah sesuai pedoman PUPR. Begitu proyek masuk kontrak kritis, pengguna jasa mengadakan rapat pembuktian (show cause meeting) yang menyepakati target percepatan dan diuji dalam periode uji coba.

Kontrak juga dapat dinyatakan kritis bila keterlambatannya di bawah batas tersebut, tetapi pekerjaan diperkirakan tidak selesai dalam waktu pelaksanaan.

Memantau deviasi mingguan memungkinkan kontraktor bertindak sebelum batas kritis tercapai, bukan setelah dipanggil rapat.

Istilah terkait

Kelola istilah ini langsung di satu sistem

KONSYS menghubungkan RAB, opname, termin, retensi, dan pajak dalam satu pembukuan proyek. Coba gratis atau minta demo.